Kucing Tidur Terus

Tidur merupakan salah satu proses alami yang selalu dilakukan oleh kucing setiap harinya. Lamanya waktu tidur biasanya berbeda-beda antara kucing satu dengan lainnya, ada yang sebentar dan ada yang lama.

Terlepas dari lamanya waktu tidur kucing, ada juga kucing yang tidur terus-menerus. Hal ini tentu bukan hal biasa, melainkan hal yang perlu dicari penyebabnya agar tahu cara untuk mengatasinya.

Nah, jika kucing peliharaan Anda sedang mengalami masalah tidur terus-menerus, pada kesempatan kali ini akan saya tuliskan artikel mengenai penyebab dan cara mengatasi kucing tidur terus.

Kucing Sakit

Hampir semua jenis kucing akan memilih tidur seharian ketika sedang sakit. Bukan tanpa alasan, rasa sakit dan nafsu makan yang berkurang sudah pasti membuat tubuh si kucing sangat lemas.

Jadi, ketika kucing Anda memang sedang sakit, tidak perlu heran jika ia lebih banyak tidur. Tetap perlakukan kucing seperti biasanya dengan memberikan makanan dan minuman demi kesembuhan si kucing.

Kalau Anda tidak yakin dengan kondisi kucing, ada baiknya Anda membawanya ke dokter hewan terdekat. Dengan begitu, Anda akan tahu penyebab dan langkah yang harus dilakukan pada kucing Anda.

Merasa Bosan

Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat aktif. Ia sangat suka bermain dengan benda apapun yang berada di sekitarnya. Terlebih ketika diajak bermain, si kucing akan merasa sangat antusias.

Ketika kucing tidak diajak bermain ataupun tidak ada benda yang bisa digunakan untuk bermain, bisa saja kucing merasa bosan. Karena hal tersebut, bukan tidak mungkin kucing akan memilih untuk tidur.

Nah, jika kucing Anda tidak terlihat sedang sakit namun tidur terus-menerus, cobalah untuk mengajaknya bermain. Jika saat diajak bermain ia mau, berarti kucing Anda memang sedang bosan.

Nafsu Makan

Sedikit berhubungan dengan poin #1, kucing yang sedang sakit biasanya akan kehilangan nafsu makan. Karena badannya lemas akibat kekurangan asupan, biasanya ia akan memilih untuk tidur terus selama seharian.

Terlepas dari berkurangnya nafsu makan karena sedang sakit, jenis makanan yang diberikan juga bisa menjadi penyebabnya. Ada kalanya si kucing bosan dengan makanan yang diberikan, sehingga enggan memakannya.

Untuk itu, silahkan kombinasikan makanan yang biasa diberikan dengan jenis makanan lain. Kalau perlu, berikan makanan daging seperti Whiskas ataupun merk makanan kucing lainnya.

Perubahan Suhu

Ketika terjadi perubahan suhu, biasanya kucing tidak bisa langsung beradaptasi. Perlu beberapa waktu agar kucing terbiasa dengan suhu tersebut. Oleh karena itu, si kucing cenderung lebih banyak tidur ketika perubahan suhu terjadi.

Selain itu, nafsu makan kucing juga akan berkurang. Jika diperhatikan, kucing akan terlihat lebih malas daripada kondisi biasanya. Hal semacam ini juga baru terjadi pada kucing yang saya pelihara.

Ketika terjadi perubahan suhu menjadi rendah, kucing akan lebih banyak tidur dan mengurangi porsi makanannya. Tak jarang, pencernaan kucing juga akan sedikit terganggu sehingga kucing akan mencret.

Kalau terjadi perubahan suhu menjadi tinggi (panas), kucing juga tidak banyak mengonsumsi makanannya. Ia lebih banyak minum air karena akan mengurangi dehidrasi akibat suhu panas.

Solusinya, biarkan kucing melakukan adaptasi dengan sendirinya. Walaupun susah makan, tetap berikan makanan seperti biasanya. Sebagai tambahan, berikan juga vitamin yang direkomendasikan dokter hewan.

Sedang Hamil

Beberapa saat setelah kucing kawin, perut si betina akan mulai terlihat membesar yang bisa diartikan kalau kucing sedang hamil. Dalam kondisi ini, cukup wajar kalau kucing tidur terus.

Perbedaan antara kucing betina hamil dan kucing betina tidak hamil memang cukup terlihat. Salah satunya ya itu tadi, kucing betina yang sedang hamil memang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur.

Jika memang begitu adanya, Anda tidak perlu khawatir. Cukup berikan pelayanan terbaik untuk si kucing. Berikanan makanan dan vitamin yang bisa menunjang kesehatan induk dan calon kitten.

Hemat Energi

Terkhusus kucing jantan, pergi keluar rumah merupakan hal yang selalu dilakukannya. Entah mencari makan, mencari pasangan, atau sekadar bermain, hal tersebut tentu akan menguras cukup banyak energi.

Nah, ketika sudah capek, biasanya kucing jantan akan kembali pulang ke rumah untuk tidur. Hal ini cukup wajar memang, karena si kucing sudah terlalu capek, ia menghabiskan waktu di rumah untuk tidur dan menghemat energi.

Solusi untuk kucing jantan yang sering keluar rumah adalah dengan menjinakkannya. Ketika kucing sudah benar-benar jinak dan betah di rumah, si kucing tidak akan terlalu capek karena terlalu banyak keluyuran.

Bawaan Genetik

Kucing merupakan salah satu hewan crepuscular, yakni hewan yang terutama aktif saat remang-remang di peralihan hari (pagi dan sore hari). Aktif disini dalam artian beraktivitas dan mencari makan.

Jadi, ketika tidak ada aktivitas apapun, kucing akan menggunakan waktu tersebut untuk tidur. Anda tidak perlu khawatir dengan kondisi ini, selama kucing masih dalam keadaan sehat, semua akan baik-baik saja.

Nah, itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi kucing tidur terus. Jika ada yang memiliki opini lain ataupun mengetahui informasi lebih terkait hal ini, silahkan tuliskan di kolom komentar.

Fitri

Sebatas hooman yang suka pelihara kucing sejak Sekolah Dasar.

Tinggalkan komentar