Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Sebagai pemilik kucing, Anda harus senantiasa merawatnya sebaik mungkin. Termasuk ketika kucing betina milik Anda melahirkan, perawatan untuk anak kucing yang baru lahir juga harus dilakukan.

Pasca mengawinkan kucing, setidaknya butuh waktu sekitar 58 – 67 hari sampai kucing melahirkan. Dalam waktu tersebut, Anda hanya perlu menunggu kucing lahir sembari memperhatikan kesehatan induknya.

Nah, setelah anak kucing lahir, Anda harus membantu induk kucing melakukan perawatan. Berikut ini akan saya coba paparkan beberapa cara merawat anak kucing yang baru lahir, simak baik-baik ya!

Bersihkan Sisa Plasenta

merawat anak kucing yang baru lahir

Ketika melahirkan, sebenarnya induk kucing akan membersihkan plasenta pada anaknya dengan sendirinya. Induk kucing membersihkan plasenta tersebut dengan cara memakannya. Pernah melihat induk kucing makan plasenta anaknya?

Namun, terkadang ada induk kucing yang membersihkan plasenta anaknya dengan tidak sempurna, jadi masih ada sisa plasenta yang menempel. Jika seperti itu, Anda bisa membantu membersihkan plasenta tersebut.

Untuk membersihkan plasenta, pakai gunting yang tajam dan gunakan sarung tangan untuk menghindari anak kucing tersentuh tangan secara langsung. Karena kalau anak kucing tercium bau tangan, boleh jadi sang induk tidak mau lagi merawatnya.

Catatan: Jika Anda benar-benar tidak berani membersihkan plasenta, jangan dilakukan, cukup biarkan saja karena akan bersih dengan sendirinya. Cara ini opsional saja, tujuannya agar anak kucing bisa bergerak dengan lebih leluasa.

Letakkan di Tempat Hangat

cara merawat bayi kucing baru lahir

Sebelum kucing melahirkan, mungkin Anda sudah mempersiapkan kain hangat sebagai alas. Nah, ketika Anda mendapati kain tersebut basah setelah lahiran, segera ganti kain tersebut dengan kain baru yang hangat pula.

Sama seperti poin sebelumnya, Anda tidak disarankan untuk memegang anak kucing dengan tangan kosong. Gunakan sarung tangan agar anak kucing tidak bau tangan manusia sehingga induk kucing tetap mau merawatnya.

Bantuan penghangatan ini diperlukan sampai anak kucing berusia 5 mingguan. Dalam usia tersebut, anak kucing sudah mampu menghasilkan panas yang cukup untuk tubuhnya, sehingga tidak perlu bantuan penghangatan lagi.

Usia KucingSuhu (Celcius)
Minggu Pertama31°C – 33°C
Minggu 2 – 327°C
Minggu Kelima20°C – 25°C (suhu kamar)

Tabel di atas adalah informasi mengenai suhu yang direkomendasikan untuk anak kucing yang baru lahir. Silahkan sesuaikan dengan kondisi ruangan yang digunakan dan usahakan suhunya sesuai dengan usia anak kucing.

Dekatkan dengan Induk Kucing

cara merawat anak kucing yang baru lahir

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, mendekatkan anak kucing dengan induknya juga akan memberikan kehangatan untuk keduanya. Dengan begitu, suhu anak dan induk akan lebih terjaga.

Perlu diketahui, ada juga loh induk kucing yang tidak mau mendekati anaknya. Ia seolah-olah enggan mendekati anaknya, bahkan terkesan cuek dan tidak mau merawatnya.

Untuk itu, Anda harus membantu anak kucing agar bisa dekat dengan induknya. Secara tidak langsung, naluri keibuannya akan keluar sehingga mau merawat dan menyusui anaknya.

Berikan Susu untuk Anak Kucing

cara merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati

Selain ASI dari induknya, Anda juga bisa memberikan susu tambahan untuk anak kucing. Pemberiannya tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu susu yang cocok dengan kucing dan dot khusus anak kucing.

Sebelum memberikan susu untuk anak kucing, ada baiknya Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter hewan, kira-kira susu apa yang cocok dengan usia anak kucing Anda. Dengan begitu, susu tersebut akan lebih membantu perkembangan si kitten.

Oh ya, Anda juga tidak boleh memaksakan anak kucing ketika minum susu. Lebih baik Anda yang mengikuti alur si anak kucing. Biarkan anak kucing minum susu dengan kemampuan yang ia miliki.

Jaga Kebersihan Anak Kucing

cara merawat kucing yang baru lahir

Secara alami, induk kucing akan membersihkan tubuh anaknya dengan menjilati bagian-bagian tertentu. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan semua kotoran termasuk mikroorganisme yang berbahaya untuk anak kucing.

Ketika Anda melihat kotoran menempel pada tubuh kitten, bersihkan menggunakan kapas dan air hangat agar kotoran tersebut hilang. Anda bisa melakukan langkah ini sampai anak kucing bisa membersihkan dirinya sendiri.

Bersihkan Area Mata Anak Kucing

merawat kucing baru lahir

Bagian anak kucing yang harus sering dibersihkan adalah area mata. Bukan tanpa alasan, area ini cenderung lebih cepat kotor karena anak kucing memproduksi air mata secara berlebihan, mengendap, dan kemudian menghasilkan kotoran.

Kotoran yang mengumpul di area mata dapat menyebabkan kucing belekan. Sepengalaman saya, kucing yang belekan akan sulit membuka matanya sehingga diperlukan bantuan untuk membersihkan belek tersebut.

Kalau saya pribadi, saya menggunakan kain halus dan air hangat untuk membersihkan area mata anak kucing. Hal ini saya lakukan setiap pagi secara rutin sampai beleknya benar-benar hilang dan kucing bisa membuka mata dengan sendirinya.

Jaga Kebersihan Lingkungan

merawat anak kucing baru lahir

Tidak sebatas menjaga kebersihan kucing saja, Anda juga harus membersihkan lingkungan tempat kucing berada. Selain lebih nyaman dipandang, lingkungan yang bersih juga akan menjaga tubuh kucing dari berbagai penyakit.

Terkhusus untuk kain yang digunakan untuk alas, Anda harus membersihkan dan menggantinya secara berkala. Selain itu, Anda juga harus membersihkan mangkuk makan dan minuman induknya agar tetap terjaga kebersihannya.

Pegang Kucing dengan Lembut

cara merawat kucing baru lahir

Ketika anak kucing masih kecil, bulunya jauh lebih halus dibandingkan dengan kucing yang sudah dewasa. Postur tubuhnya juga cenderung lebih nyaman ketika dipegang dan dielus-elus.

Namun, Anda tidak boleh sembarangan saat memegang kucing. Anda harus memegang dan mengelusnya dengan lembut. Hal ini akan membuat kucing terasa nyaman dan membuatnya merasa lebih dekat.

Sapih Kitten dengan Induknya

perawatan anak kucing baru lahir

Menyapih anak kucing bisa dilakukan setidaknya ketika usia sudah menginjak 4 minggu. Untuk Anda yang hendak mengadopsi anak kucing, jangan terlalu terburu-buru, pastikan anak kucing sudah mampu mandiri.

Untuk tahap awal, mulailah dengan memberikan susu dengan mangkuk. Kalau kucing belum mau minum sendiri, Anda tetap harus memberikan susu menggunakan dot khusus atau melalui ASI induknya.

Kalau anak kucing sudah mau minum di mangkuk, lanjutkan dengan memberikan makanan padat secara perlahan. Untuk memancing anak kucing agar suka dengan makanan tersebut, Anda bisa membasahinya dengan air atau susu.

Pada intinya, Anda harus menyapih anak kucing secara perlahan. Khususnya ketika melatihnya makan dan minum dengan mangkuk, proses ini terbilang gampang-gampang susah dan waktunya pun tidak menentu.

Seperti itulah cara merawat anak kucing baru lahir. Berikan pelayanan terbaik untuk anak kucing milik Anda agar mampu tumbuh dan berkembang dengan baik.

Fitri

Sebatas hooman yang suka pelihara kucing sejak Sekolah Dasar.

Tinggalkan komentar